Jika mereka mengenalmu sebagai sosok yang "sok alim", tak apa.
Terimalah, InsyaaAllah bisa menjadi doa bahwa diri ini sedang menuju
"alim".
Jika mereka menganggapmu sebagai orang "sok suci", jangan tersinggung. Itu pun harapan agar diri terus berusaha menyucikan jiwa ini.
Jika mereka menganggapmu sebagai orang "sok suci", jangan tersinggung. Itu pun harapan agar diri terus berusaha menyucikan jiwa ini.
Jika mereka
mengatakan hijabmu tak sejalan dengan tingkah laku, jangan marah. Karena
memang hakekat hijab dan akhlaq terletak dalam 2 tempat yang berbeda.
Hijab terpasang di raga, sedang akhlaq terekam dalam jiwa. Keduanya
sedang sama-sama menuju kebaikan, sadarilah proses tak pernah instan.
Jika mereka menjauhimu karena engkau berbeda dari yang dulu, jangan merasa sepi. Sebab, matahari yang sendiri pun telah Allah berikan cahaya yang luar biasa untuk bermanfaat dengan istimewa. Dan kau, lebih dari matahari yang ada.
Jika mereka mencibirmu di belakang dan kau mendengarnya, sekali lagi jangan protes. Mereka berkata di belakang, karena kenyataannya engkau satu langkah di depan mereka. Teruslah berjalan, pandanglah ridha-Nya di depan sana.
Apa yang mendekatkanmu pada-Nya akan selalu menyakitkan di awal perjalanan. Namun akan menenangkan dan menegarkan pada akhirnya. Karena Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang terus berjalan menuju cahaya-Nya.
Kamu yang sedang berhijrah, selamat beristiqomah, demi menyelamatkan jiwa dari belenggu dosa yang pernah ada. Allah ada akan menyangga.
Sumber: ©ayumdaigo
Jika mereka menjauhimu karena engkau berbeda dari yang dulu, jangan merasa sepi. Sebab, matahari yang sendiri pun telah Allah berikan cahaya yang luar biasa untuk bermanfaat dengan istimewa. Dan kau, lebih dari matahari yang ada.
Jika mereka mencibirmu di belakang dan kau mendengarnya, sekali lagi jangan protes. Mereka berkata di belakang, karena kenyataannya engkau satu langkah di depan mereka. Teruslah berjalan, pandanglah ridha-Nya di depan sana.
Apa yang mendekatkanmu pada-Nya akan selalu menyakitkan di awal perjalanan. Namun akan menenangkan dan menegarkan pada akhirnya. Karena Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang terus berjalan menuju cahaya-Nya.
Kamu yang sedang berhijrah, selamat beristiqomah, demi menyelamatkan jiwa dari belenggu dosa yang pernah ada. Allah ada akan menyangga.
Sumber: ©ayumdaigo

Tidak ada komentar:
Posting Komentar